Kita udah sering banget kan nonton Extravagansa, bahkan tiap Senin dan Sabtu malam selalu nungguin di depan TV buat ngilangin stress nonton sesuatu yang bisa bikin kita ketawa ngakak. Tapi tau gak, masih inget anggapan kalo Indonesia bisanya Cuma niru ?? YUP !!! Begitu juga dengan Extravagansa.
Jangan dikira Selama ini Extravagansa yang kita tonton gak niru dengan acara di luar begeri sana. Ternyata oh ternyata konsep acara TV yang kocak itu sueeeer mirip banget sama acara TV anak/remaja ALL THATnya Nickelodeon yang udah lama banget mengudara di TV kabel sejak jamannya aq SMP (sekitar 1997an). Mulai dari konsep menghadirkan bintang tamu aktor/aktris di setiap cerita-cerita singkatnya dan penyanyi yang lagi naik daun di sela-sela cerita supaya gak monoton kayak acara komedi lainnya.
Awalnya aq Cuma iseng nonton All That sehabis serial Unfabolous di Nick Channel. Setelah aq perhatiin koq Konsep acaranya SAMA PERSIS sama Extravagansa. Aq sempet mikir masa All That yang ikut-ikut tapi kan gak mungkin karena acara ini udah ada duluan sekitar 1990an, jauh sebelum Extravagansa lahir. Banyak artis-artis baru keluaran Extravagansa yang
sukses setelah direkrut oleh acara TV itu, begitu pula dengan ALL That. Cuma bedanya, All That mengolah artis yang masih muda belia dengan konsep preTeenage(umur 10 – 16 tahunan) kayak Jamie Lynn Spears (adik dari penyanyi tenar Britney Spears) yang kemudian naik daun karena acara itu, bukan artis umur 20an seperti Tora Sudiro, dll.
sukses setelah direkrut oleh acara TV itu, begitu pula dengan ALL That. Cuma bedanya, All That mengolah artis yang masih muda belia dengan konsep preTeenage(umur 10 – 16 tahunan) kayak Jamie Lynn Spears (adik dari penyanyi tenar Britney Spears) yang kemudian naik daun karena acara itu, bukan artis umur 20an seperti Tora Sudiro, dll.
Extravagansa bukan acara yang beli label luar kayak Who Wants To Be Millionaire, Indonesian IDOL, Fear Factor dan lain-lain tapi acaranya yang jelas-jelas menjiplak dari luar negeri kayak Siapa Takut jatuh Cinta.
Duh, berarti IMAGE Indonesia yang bisanya Cuma Jiplak aja sudah terbukti untuk yang kesekian kalinya. Paling mereka yang memproduksinya Cuma bisa bilang : “KAMI GAK JIPLAK Koq!!!”. Padahal...
0 komentar:
Posting Komentar